TAKEN FROM μDESK OF DEDE HENDRIONO

Tato Alis Picu Hepatitis

Mesin Lukis Tato (gambar diambil dari Wikipedia)

Rupanya tidak sedikit kaum hawa yang tidak mensyukuri kesempurnaan ciptaan Allah SWT, lalu menggantinya dengan sesuatu yang justru menjerumuskan dirinya dalam kerusakan dan kebinasaan. Diantaranya adalah prilaku mencukur alis dan mencabut bulu mata lalu menggantinya dengan tato (sulam alis). Belum lagi aksi mentato tubuh yang dilakukan banyak kalangan belakangan ini yang tak kalah mengerikannya. Perbuatan tercela yang dilaknat Allah SWT tersebut ternyata berdampak buruk diantaranya menjadi pemicu hepatitis dan penyakit berbahaya lainnya.

Para ulama sependapat bahwa mentato dengan memasukan tinta ke dalam kulit (menyerap) dengan cara melukai menggunakan jarum hukumnya haram. Adapun melukis kulit, mewarnai kuku dan rambut dengan pacar (inai) tanpa ada perlukaan dibolehkan, namun hanya untuk memperlihatkan kepada suaminya. Disisi lain para ulama pun menganjurkan sebaiknya melukis dengan pacar dihindari karena menyerupai dengan tato sesungguhnya. Sementara itu bagi mereka yang sudah tahu hukum tato dengan melukai kulit dan melukis dengan tinta diwajibkan bertaubat dan menghilangkannya atau menghapusnya karena dikhawatirkan menggunakan barang najis. Bila usaha menghapuskannya mendapati kesulitan, yakni merusak kulit atau menimbulkan rasa sakit melampaui kewajaran dan mudharatnya lebih besar, maka cukup baginya bertaubah dan sah shalatnya.

Diantaranya fatwa dari Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah, dia mengatakan: “Saya beritahukan kepada anda bahwa beliau (Rasulullah SAW) melaknati wanita yang menyambung rambutnya dan yang meminta untuk disambungkan, wanita yang mentato dan meminta ditatokan”. Bila dilakukan oleh seorang muslim saat dia tidak tahu hukum haramnya, atau ditato semasa dia kecil maka ia harus menghilangkannya setelah mengetahui keharamannya. Namun bila terdapat kesulitan atau mudharat dalam menghilangkannya maka cukup baginya untuk bertaubat dan memohon ampunan dari Allah SWT. Dan tidak mengapa yang masih ada dari tatonya di tubuhnya. Para ulama menyatakan bahwa tato adalah perbuatan merubah ciptaan Allah SWT dan hal ini merupakan strategi penyesatan yang dilakukan syetan. Allah SWT tidak akan meminta pertanggungjawaban dari hal yang diberikan pada kita sedangkan kita tidak memintanya, tidak diberi kesempatan untuk memilih dan tidak perlu untuk memikirkannya, misal; dimana kita dilahirkan, kedua orang tua, bentuk wajah, warna rambut, bentuk mata, warna kulit dan hal lainnya yang jika kita merubahnya justru Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban dari kita. Seperti dijelaskan Allah SWT dalam Surat An-Nisa ayat 119: “Dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu mereka benar-benar merubahnya. Barangsiapa yang menjadikan syetan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata”.

Sumber Hepatitis

Sikap congkak manusia dengan melanggar pelarangan tato ini pada akhirnya akan menuai bala dan bencana, diantaranya adalah para pemilik tato mengalami gangguan liver yakni hepatitis, maupun beresiko tertular penyakit berbahaya lainnya seperti HIV/AIDS melalui penggunaan jarum tato. Bahkan tato dianggap sebagai distributor berbagai penyakit berbahaya dan mematikan termasuk sefilis, tetanus, tuberkulosis dan penyakit darah lainnya. Kecenderungan terhadap body art dengan tato atau tindik ini ternyata penggemarnya semakin meningkat seiring dengan angka penderita hepatitis atau HIV. Bahkan peminatnya yang terbesar adalah kalangan selebritis yang dipaksakan jadi publik figur. Maka jangan aneh bila menyaksikan kalangan artis bertato, sulam alis dan menindik bagian tubuhnya dengan logam. Pada gilirannya banyak kaum muda yang tak berpendirian dan beraqidah lemah mengikuti gaya hidup menyesatkan tersebut. Seperti dilaporkan VIVANews, bahwa banyak wanita mengandalkan riasan untuk menyamarkan kekurangan wajah dengan menjadikan wajah sebagai “kanvas lukisan” atau tato kosmetik. Sepeti dikutip dari laman The New York Times, tato riasan pada wajah memiliki resiko gangguan kesehatan yang lebih besar daripada tato pada bagian tubuh lainnya. Keluhan paling populer usai tato kosmetik antara lain radang kulit, keloid, kulit melepuh dan memunculkan tanda bekas luka. Bahkan sejumlah penikmat tato kosmetik mengaku merasakan kulit seolah terbakar.

Dr. Haley RW, seorang ahli di Pusat Pencegahan dan Pengendalian (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa tato menyumbang lebih dari dua kali lipat infeksi hepatitis C selain narkoba, sehingga menjadi epidemik (wabah) hepatitis nasional AS, dari 20 juta warga negeri itu memakai tato sehingga terjadi epidemi (wabah) penyakit mematikan dan mengerikan. Masih menurut Dr. Haley, seseorang bisa dua kali lebih mungkin terinfeksi hepatitis C akibat tato dibandingkan pengguna obat bius. Lebih dari 20 juta orang Amerika memakai tato - dan berkembang dengan pesat - sehingga menjadi epidemi besar yang mematikan. “Apakah anda tahu penyakit mematikan hepatitis C membunuh lebih dari 10.000 orang per tahun? Saat ini 4 juta orang Amerika secara kronis terinfeksi hepatitis C” ujarnya.

Tato dan tindik merupakan perbuatan keji karena mencemari darah dan cairan tubuh dengan bahan berbagai dari logam dan sejenisnya. Karena itu pemakai tato identik atau beresiko terjangkit hepatitis, tetanus dan HIV. Alhasil janganlah bangga memakai tato atau tindik, sebab boleh jadi dia seorang pengidap penyakit berbahaya dan mematikan karena telah melanggar dan menabrak aturan Allah dan Rasul-nya. Juga ditegaskan seperti diriwayatkan dari Alqomah dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah SAW mengatakan “Allah melaknat wanita yang menjadi tukang tato dan wanita yang minta ditato, wanita yang mencabuti bulus alis dan wanita yang minta agar bulu alisnya dicabuti, demikian pula wanita yang merenggangkan giginya demi kecantikan. Merekalah wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wallau A’lam…

(Sumber: Tabloid Bekam, Halaman 13/Edisi 12/Th.III)


Artikel Terkait

Begadang Liver Meradang

Allah menegaskan tentang pentingnya tidur diwaktu malam dalam Surat An-Naml ayat 86 yang artinya "Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman."...

Minum Berdiri Ancam Liver dan Ginjal

Minum sambil berdiri apalagi dengan cara menuang membuat air lebih cepat sampai ke ginjal dan tak sempat disaring dan tidak terdistribusi dengan baik, bahkan cairan segar itu bisa lebih cepat terbuang. Padahal tubuh kita mengandung sekitar 70 persen cairan dan sangat membutuhkan air. Bayangkan bahwa tulang kita mengandung air sampai 40 persen, darah juga demikian....

Bunga Mawar Usir Kista

Bunga mawar selain indah ternyata menyimpan kandungan herbal yang mampu mengobati penyakit kista. Kista adalah cairan yang terbungkus oleh suatu kantung tipis yang dapat tumbuh di bagian mana pun di tubuh. Kebanyakan masyarakat mengaitkan kista dengan kista yang hadir di indung telur atau biasa di sebut kista ovarium. Mawar mengandung senyawa kuersetin dan flavanoid yang tinggi. Kedua senyawa ini merupakan antioksidan yang bertanggung jawab melawan efek samping karsinogen penyebab kista....

Mengenal Sedotan (Drinking Straw)

Straw diambil dari bahasa Inggris yang berarti sedotan atau jerami. Straw bisa berarti jerami karena sejarah menyebutkan bahwa sedotan berawal dari jerami. 3000 Tahun Sebelum Masehi bangsa Sumeria sudah mengenal sedotan untuk menikmati minuman secara bersama-sama dalam suatu kelompok atau keluarga. Para peneliti telah menemukan beberapa peninggalan sejarah yang mengarah pada fungsi sedotan dari mulai pipa emas, gelas emas yang terpasang sedotan pada gagangnya. Sejarah modern mengenal rumput rye atau ryegrass sebagai bahan sedotan. Namun karena berbagai kelemahannya, akhirnya Marvin C Stone menemukan formula khusus dan sekaligus menciptakan mesin pembuat sedotan. Hingga hari ini kita mengenal banyak sekali jenis sedotan dari mulai sedotan plastik hingga sedotan yang bisa dimakan setelah digunakan. ...

Senyum Sejenak - Bagian 1

Sekumpulan cerita lucu yang bisa membuat anda sedikit melupakan hal-hal yang membuat penat dan jenuh. Cerita-cerita lucu ini dikumpulkan dari berbagai sumber baik itu jejaring sosial, cerita antar teman dan beberapa situs yang tersedia di belantara internet. Penulis mohon ma'af jika ternyata kumpulan cerita lucu ini adalah milik anda yang kebetulan berkunjung ke situs ini. Tak bermaksud untuk tidak menghormati pembuat cerita, karena sebagian besar cerita ini terbagikan secara acak tanpa disertai sumbernya....

Bahaya Pornografi Bagi Generasi

Sebenarnya membina keimanan itu jangan menunggu anak terpapar pornografi dulu. Jangan lupa tanamkan pula di benak anak, teknologi itu penting, dan jangan sampai gaptek. Tapi anak pun harus dipahamkan bahwa teknologi seperti hp, internet itu di samping bermanfaat, ada juga mudharatnya. Jadi terangkan kepada anak dengan bijak, apa saja yang boleh dan apa saja yang tidak boleh dilakukan dengan teknologi tersebut. Anak harus bisa memelihara pandangan. Anak harus tahu hukuman dan akibat dari membuka hal tersebut. Jadi, harus dibina sebelum anak kecanduan, sebab, jika sudah kena, maka susah sekali. Karena memang mencegah lebih baik daripada mengobati....

Silahkan Berkomentar