TAKEN FROM μDESK OF DEDE HENDRIONO

Mengenal Arduino Pro Mini

Arduino Pro Mini adalah sebuah papan mikrokontroler berbasis ATmega168 (datasheet) pada mulanya, namun kemudian ditingkatkan lagi menggunakan ATmega328. Pro Mini memiliki 14 pin digital input/output (yang mana 6 pin digunakan sebagai ouput PWM), 8 pin input analog, sebuah resonator, sebuah tombol reset, dan lubang-lubang untuk memasang kepala pin. Terdapat 6 kepala pin yang dapat dihubungkan ke kabel FTDI atau ke kabel USB Adapter lainnya untuk memberikan tegangan dari USB dan berkomunikasi antara komputer dengan Arduino Pro Mini. Arduino Pro Mini tidak dapat langsung dihubungkan ke komputer karena Pro Mini tidak memiliki USB Adapter terintegrasi sehingga para pengguna diwajibkan menyediakan USB Adapter tersendiri. Ada beberapa USB Adapter yang tersedia di pasaran dari mulai yang mahal hingga yang termurah. Penggunan bisa menggunakan USB Adapter dengan chip ATmega16U2, FTDI, CP1202, atau CH340. Pada dasarnya Arduino Pro Mini hanyalah breakout dari chip ATmega168/ATmega328 hanya saja dilengkapi dengan beberapa komponen pelengkap.Pro Mini dibuat dengan tujuan sebagai papan yang dipasang didalam objek semi-permanen atau sekedar sebagai pertunjukan. Papan Pro Mini pada umumnya dijual tanpa pin kepala yang terpasang pada lubang, hal ini memberikan keleluasaan kepada para penggunanya untuk memasang pin kepala sesuai keinginannya atau bahkan langsung dihubungkan ke kabel. Dipasaran ada 2 versi papan Pro Mini. Jenis pertama yang bekerja pada tegangan 3,3 Volt dengan pewaktu 8 MHz, sedangkan papan lainnya bekerja pada tegangan 5 Volt dengan pewaktu 16 MHz. Pinout Arduino Pro Mini sama dengan Pinout Arduino Mini hanya saja ukuran papan yang berbeda. Papan Arduino Pro Mini dibuat dan dikembangkan oleh perusaahaan SparkFun Electronics.

Gambar 1. Arduino Pro Mini

Ruang Lingkup Bahasan Arduino Pro Mini


Skema & Referensi Desain

Dibawah ini Skema dan Referensi Arduino Pro Mini:

Skema Arduino Pro Mini EagleCAD : arduino-pro-mini-reference-design.zip

Skema Arduino Pro Mini PDF : Arduino-Pro-Mini-schematic.pdf


Ringkasan Spesifikasi

Dibawah ini spesifikasi sederhana dari Arduino Pro Mini:

MikrokontrolerATmega168/ATmega328
Tegangan Operasi3,3V atau 5V (tergantung model)
Input Voltage3,35 -12 V (Model 3,3V) atau 5 - 12 V (Model 5V)
Pin Digital I/O14 (6 pin sebagai output PWM)
Pins Input Analog8
Arus DC per pin I/O40 mA
Flash Memory16 KB (ATmega168) dan 32KB (ATmega328) (2 KB digunakan untuk bootloader)
SRAM1 KB (ATmega168) atau 2KB (ATmega328)
EEPROM512 Byte (ATmega168) atau 1KB (ATmega328)
Clock Speed8MHz (model 3,3V) atau 16 MHz (model 5V)

Sumber Daya

Arduino Pro Mini dapat diberi tegangan dari USB Adapter yang dihubungkan pada 6 kepala pin, atau dari tegangan luar yang teregulasi sebesar 3,3 Volt atau 5 Volt (tergantung pada model) melalui pin VCC. Jika pengguna ingin memberikan tegangan sumber yang tidak teregulasi ke dalam papan, pastikan untuk menghubungkannya ke pin β€œRAW” dan BUKAN ke pin VCC. Jika melalui pin RAW terdapat regulator tegangan terintegrasi didalam papan Arduino Pro Mini yang dapat menerima tegangan maksimal 12 VDC.

Pin untuk sumber daya yang tersedia adalah sebagai berikut:

  • VCC : Terdapat 2 pin VCC. Pin ini untuk memberikan tegangan pada papan yang berasal dari USB Adapter, dari baterai atau sumber tegangan lain yang sudah teregulasi 3,3 Volt atau 5 Volt tergantung model papan.
  • RAW : Untuk memberikan tegangan belum teregulasi pada papan yang bersumber dari luar dengan tegangan maksimal sebesar 12 VDC.
  • GND : Pin untuk ground atau massa.

Memori

ATmega168 memiliki 16 KB flash memory untuk menyimpan kode (yang mana 2 KB digunakan untuk menyimpan bootloader). 1KB untuk SRAM dan 512 Byte untuk EEPROM (yang dapat dibaca dan ditulis dengan menggunakan perpustakaan EEPROM). Sedangkan yang menggunakan ATmega328 memiliki 32 KB flash memory, 2 KB untuk SRAM, dan 1KB untuk EEPROM.


Input dan Output

Masing-masing dari 14 pin digital pada Arduino Pro Mini dapat digunakan sebagai input atau output, dengan menggunakan fungsi pinMode(), digitalWrite(), dan digitalRead(). Semua pin beroperasi pada tegangan 3,3 volt atau 5 volt tergantung model papan. Setiap pin dapat memberikan atau menerima arus maksimum 40 mA dan memiliki resistor pull-up internal (terputus secara default) sebesar 20-50 kOhm. Selain itu beberapa pin memiliki fungsi khusus, yaitu:

  • Serial : 0 (RX) dan 1 (TX). Digunakan untuk menerima (RX) dan mengirimkan (TX) data serial TTL. Pin ini terhubung ke pin TX-0 dan RX-1 ke 6 kepala pin yang dihubungkan ke USB Adapter.
  • External Interrupt (Interupsi Eksternal): Pin 2 dan pin 3 ini dapat dikonfigurasi untuk memicu sebuah interupsi pada nilai yang rendah, meningkat atau menurun, atau perubahan nilai. Baca rincian fungsi attachInterrupt().
  • PWM : Pin 3, 5, 6, 9, 10, dan 11. Menyediakan output PWM 8-bit dengan fungsi analogWrite().
  • SPI : Pin 10 (SS), 11 (MOSI), 12 (MISO), 13 (SCK). Pin ini mendukung komunikasi SPI menggunakan perpustakaan SPI.
  • LED : Pin 13. Tersedia secara terintegrasi pada papan. LED terhubung ke pin digital 13. Ketika pin diset bernilai HIGH, maka LED menyala, dan ketika pin diset bernilai LOW, maka LED padam.
  • ANALOG : Arduino Pro Mini memiliki 8 pin sebagai input analog, diberi label A0 sampai dengan A7, yang masing-masing menyediakan resolusi 10 bit (yaitu 1024 nilai yang berbeda). Secara default pin ini dapat diukur dari Ground ke VCC. 4 Pin terdapat pada bagian pinggir papan (A0 - A3), 2 pin (A4 dan A5) terdapat pada bagian dalam papan. Sedangkan 2 pin (A6 dan A7) pada beberapa model tidak dikeluarkan, namun pada model terbaru sudah tersedia. Selain itu juga, beberapa pin memiliki fungsi yang dikhususkan, yaitu pin TWI : Pin A4 atau SDA dan pin A5 atau SCL. Yang mendukung komunikasi TWI menggunakan perpustakaan Wire.
  • RESET : Jalur LOW ini digunakan untuk me-reset (menghidupkan ulang) mikrokontroler. Jalur ini biasanya digunakan untuk menambahkan tombol reset pada shield yang menghalangi papan utama Arduino atau ingin meletakan tombol reset di area lain.

Pemetaan Pin

Perhatikan tabel pemetaan antara pin ATmega168/ATmega328 dengan pin Arduino. Pemetaan untuk ATmega8, 168, dan 328 sangat identik.

PINATmegaARDUINO
1PD3 (INT1)Digital Pin 3 (PWM)
2PD4 (XCK/T0)Digital Pin 4
3GNDGND
4VCCVCC
5GNDGND
6VCCVCC
7PB6 (XTAL1/TOSC1)
8PB7 (XTAL2/TOSC2)
9PD5 (T1)Digital Pin 5 (PWM)
10PD6 (AIN0)Digital Pin 6 (PWM)
11PD7 (AIN1)Digital Pin 7
12PB0 (ICP)Digital Pin 8
13PB1 (OC1A)Digital Pin 9 (PWM)
14PB2 (SS/OC1B)Digital Pin 10 (SS/PWM)
15PB3 (MOSI/OC2)Digital Pin 11 (MOSI)
16PB4 (MISO)Digital Pin 12 (MISO/PWM)
17PB5 (SCK)Digital Pin 13 (SCK)
18AVCC
19ADC6Analog Pin 6
20AREF
21GNDGND
22ADC7Analog Pin 7
23PPC0 (ADC0)Analog Pin 0
24PC1 (ADC1)Analog Pin 1
25PC2 (ADC2)Analog Pin 2
26PC3 (ADC3)Analog Pin 3
27PC4 (ADC4/SDA)Analog Pin 4 (SDA)
28PC5 (ADC5/SCL)Analog Pin 5 (SCL)
29PC6 (RESET)RESET
30PD0 (RXD)Digital Pin 0 (RX)
31PD1 (TXD)Digital Pin 1 (TX)
32PD2 (INT0)Digital Pin 2

Pinout

Dibawah ini gambar pinout Arduino Pro Mini.

Gambar 2. Pinout Arduino Pro Mini

Komunikasi

Arduino Pro Mini memiliki sejumlah fasilitas untuk berkomunikasi dengan komputer, dengan Arduino lain, atau dengan mikrokontroler lainnya. ATmega168 dan ATmega328 menyediakan komunikasi serial UART TTL, yang tersedia pada pin digital 0 (RX) dan pin 1 (TX). Software Arduino IDE menyertakan sebuah serial monitor yang akan menampilkan data tekstual sederhana yang dikirim dari dan ke Papan Arduino melalui koneksi USB.

Perpustakaan SoftwareSerial memungkinkan komunikasi serial pada beberapa pin digital Pro Mini. ATmega168 dan ATmega328 juga mendukung komunikasi I2C (TWI) dan SPI. Perangkat lunak Arduino termasuk perpustakaan Wire digunakan untuk menyederhanakan penggunaan bus I2C. Sedangkan untuk komunikasi SPI, menggunakan perpustakaan SPI.


Pemrograman

Arduino Pro Mini dapat diprogram dengan software Arduino (Unduh perangkat lunak Arduino). (Mengenai pemahasan lebih rinci tentang perangkat lunak Arduino akan dibahas pada artikel terpisah). ATmega 168 dan ATmega328 pada Arduino Pro Mini didalamnya sudah tersedia preburned dengan bootloader yang memungkinkan pengguna untuk meng-upload kode baru tanpa menggunakan hardware pemrograman eksternal. Hal ini karena komunikasi yang terjadi menggunakan protokol asli STK500. Anda juga dapat melewati (bypass) bootloader dan memprogram mikrokontroler melalui pin header ICSP (In-Circuit Serial Programming).


Reset (Software) Otomatis

Daripada menekan tombol reset sebelum upload, Arduino Pro Mini didesain dengan cara yang memungkinkan Anda untuk me-reset melalui perangkat lunak yang berjalan pada komputer yang terhubung. Salah satu pin dari 6 kepala pin dihubungkan ke jalur reset ATmega168/ATmega328 melalui kapasitor 100 nanofarad. Pin ini akan terhubung secara langsung pada jalur hardware dari USB Adapter: terhubung dengan jalur RTS jika menggunakan FTDI atau DTR jika menggunakan USB Adapter lainnya. Bila jalur ini di-set rendah/low, jalur reset drop cukup lama untuk me-reset chip. Perangkat lunak Arduino menggunakan kemampuan ini untuk memungkinkan Anda meng-upload kode dengan hanya menekan tombol upload pada perangkat lunak Arduino. Ini berarti bahwa bootloader memiliki rentang waktu yang lebih pendek, seperti menurunkan DTR dapat terkoordinasi (berjalan beriringan) dengan dimulainya upload.

Pengaturan ini juga memiliki implikasi lain. Ketika Arduino Pro Mini terhubung dengan komputer yang menggunakan sistem operasi Mac OS X atau Linux, papan Arduino akan di-reset setiap kali dihubungkan dengan software komputer (melalui USB). Dan setengah detik kemudian atau lebih, bootloader berjalan pada papan Arduino Pro Mini. Proses reset melalui program ini digunakan untuk mengabaikan data yang cacat (yaitu apapun selain meng-upload kode baru), ia akan memotong dan membuang beberapa byte pertama dari data yang dikirim ke papan setelah sambungan dibuka. Jika sebuah sketsa dijalankan pada papan untuk menerima satu kali konfigurasi atau menerima data lain ketika pertama kali dijalankan, pastikan bahwa perangkat lunak diberikan waktu untuk berkomunikasi dengan menunggu satu detik setelah terkoneksi dan sebelum mengirim data.


Karakteristik Fisik

Panjang dan lebar maksimum PCB Arduino Pro Mini adalah 0.7” x 1.3” (1.778 x 3,302 cm), dengan 6 pin kepala untuk dihubungkan ke USB Adapter menonjol melampaui batas dimensi. Jarak antar pin adalah 100 mil.

Daftar Pustaka


Artikel Terkait

Mengenal Arduino Uno

Arduino Uno adalah papan mikrokontroler berbasis ATmega328. Arduino Uno memiliki 14 digital pin input/output, dimana 6 pin digunakan sebagai output PWM, 6 pin input analog, 16 MHz resonator keramik, koneksi USB, jack catu daya eksternal, header ICSP, dan tombol reset. Sebuah ATmega16U2 yang terdapat pada papan digunakan sebagai media komunikasi serial melalui USB dan muncul pada hardware komputer sebagai COM Port Virtual untuk berkomunikasi dengan perangkat lunak pada komputer. Firmware 16U2 menggunakan driver standar USB COM, sehingga tidak membutuhkan driver eksternal....

Mengenal Arduino Nano

Papan pengembangan elektronika mikrokontroler yang diberi nama Arduino ini memiliki banyak sekali turunannya. Baik itu yang diturunkan langsung dari pihak Arduino sendiri atau pihak ketiga yang ikut mengembangkan papan Arduino. Hal ini karena Arduino bersifat Open Source Hardware (OSH), karena sifatnya yang terbuka ini maka membuat para pengembang tidak perlu takut dengan Hak Atas Kekayaan Intelektual. Siapapun dapat membangun papan Arduino dengan versi sendiri dan disesuaikan dengan kebutuhan sendiri atau bahkan disesuaikan dengan dana yang dimiliki, namun tetap bekerja normal layaknya papan Arduino aslinya. Salah satu papan Arduino yang dikembangkan pihak ke tiga dan dapat diterima oleh pasar dengan baik adalah Arduino Nano. Seperti apa Arduino Nano?...

Mengenal Arduino Leonardo

Arduino Leonardo adalah papan mikrokontroler berbasis ATmega32u4. Arduino Leonardo memiliki 20 digital pin input/output (yang mana 7 pin dapat digunakan sebagai output PWM dan 12 pin sebagai input analog), 16 MHz kristal osilator, koneksi micro USB, jack power suplai tegangan, header ICSP, dan tombol reset. Ini semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler. Cukup dengan menghubungkannya ke komputer melalui kabel USB atau power dengan adaptor AC-DC atau baterai untuk mulai mengaktifkannya....

Mengenal Arduino Mega2560

Arduino Mega2560 adalah papan mikrokontroler berbasiskan ATmega2560 (datasheet ATmega2560). Arduino Mega2560 memiliki 54 pin digital input/output, dimana 15 pin dapat digunakan sebagai output PWM, 16 pin sebagai input analog, dan 4 pin sebagai UART (port serial hardware), 16 MHz kristal osilator, koneksi USB, jack power, header ICSP, dan tombol reset. Ini semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler. ...

Apa itu Arduino?

Arduino adalah pengendali mikro (mikrokontroler) papan tunggal yang bersifat open-source (sumber terbuka), diturunkan dan dikembangkan dari platform Wiring, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya menggunakan prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri dengan antar-muka diambil dari Processing....

Memilih Arduino Uno Untuk Pemula

Arduino Uno Original, Arduino Compatible dan Arduino Clone menjadi sangat membingungkan bagi para pemula yang hendak belajar tentang pemrograman Arduino. Arikel ini membahas tips dan trik menentukan pilihan papan Arduino Uno yang tepat terutama bagi pemula. Tepat sesuai dengan tujuan penggunaan dan tepat sesuai dengan dana yang dimiliki oleh penggunanya. Informasi tentang jenis-jenis Arduino yang ada dipasaran Indonesia tidak terlalu jelas, bahkan beberapa penjual Arduino sengaja tidak memberikan informasi detail tentang Arduino Uno yang dijualnya....

Kesalahan dan Solusi Kode Arduino

Mencari kesalahan yang terjadi pada Arduino memang merupakan hal yang sangat menguras waktu dan pikiran, terkadang kita dibuat bingung dengan kesalahan tersebut. Entah itu kesalahan penulisan kode ataupun kesalahan komunikasi data. Walaupun perangkat lunak Arduino menyertakan konsol pesan (text message console) namun tetap saja kesalahan tersebut terkadang sulit untuk ditemukan. Untuk memudahkan dalam mencari dan menemukan kesalahan, artikel kali ini akan membahas cara menyederhanakan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada Arduino agar lebih mudah dalam menemukan dan menyelesaikan permasalahan pada kode Arduino....

Solusi avrdude stk500_getsync() pada Arduino

Artikel sebelumnya telah membahas permasalahan dan solusi pada Arduino. Pembahasan artikel tersebut mengarah pada kesalahan penulisan kode. Artikel kali ini membahas permasalahan umum yang sering muncul pada Arduino. Namun permasalahan kali ini mengarah pada kesalahan komunikasi antara Komputer dengan Arduino. Kesalahan komunikasi atau Upload error tidaklah serumit kesalahan kode, namun karena sifatnya yang mengarah ke fisik, biasanya mengarah ke papan Arduino. Dan dalam kasus yang fatal, Mikrokontroller harus diganti. Jika anda menemukan masalah seperti ini, jangan langsung mengambil kesimpulan terparah, pelajari dulu masalah yang menyebabkan kesalahan komunikasi tersebut. Artikel kali ini memaparkan permasalahan yang terjadi dan solusinya jika terjadi kesalahan avrdude: stk500_getsync(): not in sync: resp=0x00....

Codebender Alternatif Arduino IDE

Biasanya kita menggunakan Arduino IDE standar bawaan Arduino yang sampai hari ini telah mencapai versi 1.0.5. Namun ternyata ada antarmuka Arduino IDE yang berbasis cloud web. Hal ini memudahkan kita untuk menulis kode-kode Arduino secara online, membagikan kepada orang lain atau berkontribusi pada kode-kode Arduino yang telah dibuat oleh pengguna lain didunia. Kita bisa secara langsung meng-upload kode kedalam papan Arduino yang kita miliki dan bahkan kita bisa meng-upload kode yang telah kita tulis menggunakan AVR Programmer....

Silahkan Berkomentar