TAKEN FROM μDESK OF DEDE HENDRIONO

Melatih Kemampuan Menulis dengan Internet

Pada masa sekarang ini dapat dipastikan hampir semua guru memiliki buku pegangan sebagai dasar untuk menyampaikan materi. Bahkan tidak sedikit guru yang memusatkan dan menjadikan buku sebagai sumber utama untuk materi yang disampaikan kepada siswanya di kelas. Hal ini tidaklah melanggar aturan dan undang-undang guru namun alangkah lebih baik jika seorang guru menempatkan buku yang dimilikinya sebagai referensi terhadap materi yang akan disampaikan pada siswanya. Referensi disini dimaksudkan agar guru mampu memposisikan buku yang dimilikinya bukan sebagai sumber dari segala sumber pembelajaran namun lebih berfungsi sebagai bagian-bagian pelengkap dalam menyampaikan materi dikelas. Sehingga proses pembelajaran yang terjadi di kelas bukanlah sampai hanya pada tahap CBSA (Catat Buku Sampai Abis) namun lebih bermakna karena materi yang disampaikan oleh seorang guru merupakan hasil pemikiran sendiri yang merupakan gabungan dari berbagai sumber yang dimilikinya baik dari buku maupun dari pengalaman yang diperolehnya. Ketika seorang guru mampu menyampaikan materi pembelajaran yang merupakan gabungan hasil pemikiran dari apa yang diperolehnya dari buku dan dari pengalamannya sendiri maka dapat dipastikan bahwa guru tersebut menguasai betul materi yang disampaikan. Guru seperti ini jelaslah profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pendidik dan pengajar, namun hal ini tidaklah mudah. Selain kemampuan mengorganisasikan materi-materi yang diperolehnya dari berbagai sumber baik itu dari buku maupun pengalaman sendiri, kemampuan yang tak kalah pentingnya adalah kemampuan menulis.

Guru menulis buku sendiri untuk menyampaikan materinya dikelas saat ini merupakan hal yang sangat langka. Hal ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor terutama faktor internal dari dalam diri sendiri, baik itu berupa rasa malas atau memang karena ketidakmampuannya dalam mengelola materi dan ketidakmampuannya dalam membuat tulisan. Kemampuan mengelola materi dan kemampuan menulis adalah hal yang saling terkait satu sama lain, karena guru yang mampu mengelola materi akan dengan mudah untuk menuangkan materinya dalam bentuk tulisan. Pengelolaan materi yang akan diajarkan dikelas merupakan suatu kerangka tulisan yang bisa digunakan sebagai tema tentang tulisan yang akan dibuat oleh seorang guru. Namun ada pula guru yang mampu mengelola materi yang diajarkannya dikelas tapi tidak mampu menuangkan hasil pengelolaan materi tersebut dalam bentuk tulisan.

Internet merupakan salah satu media yang dapat digunakan oleh guru untuk belajar menulis tentang hasil pengelolaan materinya. Mulailah dari materi-materi pendek dengan menuliskannya sebagai status pada situs jejaring sosial, ini bertujuan untuk memancing komentar teman-teman tentang materi dalam status yang telah dituliskan. Komentar-komentar yang ditulis oleh teman-teman dalam situs jejaring tersebut bisa dimanfaatkan oleh guru untuk memperbaiki kualitas tulisannya atau untuk memperluas pembahasan materi. Hal yang sangat sederhana namun memiliki manfaat besar untuk mengasah kemampuan menulis sehingga hari demi hari kemampuan menulisnya akan lebih baik. Hal ini lebih baik dari pada memanfaat situs jejaring sosial hanya untuk menghabiskan waktu yang tidak bermanfaat.

Bayangkanlah jika guru menulis materi dalam bentuk status di jejaring sosial sebanyak dua paragraf pendek dalam sehari, jika dikumpulkan status-status tersebut dalam satu bulan maka bisa saja itu sudah menjadi beberapa halaman materi. Kemudian analisis dan baca kembali sekumpulan status-status tersebut, perbaiki kalimat-kalimat yang ada sehingga terbentuk hubungan yang terkait satu status dengan status lainnya. Kumpulan status yang sudah menjadi materi tersebut tentu saja telah mampu digunakan sebagai indikator untuk menilai kualitas tulisan. Jika guru merasa telah mampu untuk membuat tulisan yang lebih kompleks dan lebih panjang maka beralihlah media tulisan yang digunakan. Guru bisa memanfaatkan Blog, Forum, Milis untuk melatih kemampuan dalam membuat tulisan yang lebih kompleks dan panjang. Sangat disarankan untuk menuangkan hasil tulisan dalam media blog, karena media blog lebih mudah dalam pengelolaannya. Artikel-artikel yang telah dibuat bisa dimasukan dalam kategori tertentu sehingga ketika membutuhkan arsip-arsip lama maka akan lebih mudah untuk mencari dan menemukannya.

Jika dalam sehari guru menulis satu artikel tentang materi pembelajaran yang diajarkannya dikelasnya maka dalam satu bulan kurang lebih sudah tertulis minimal 25 halaman. Berapa halaman dalam satu tahun? Sudah menjadi minimal satu buah buku bukan? Dan buku yang terbentuk dari tulisan-tulisan sediri pada blog merupakan buku yang dikuasai secara total baik dari segi isi materi maupun target yang ingin dicapai dari materi-materi yang tertuang setiap hari dalam artikel blog. Jika guru setiap hari belajar menulis maka kian hari kemampuan dan kualitas tulisannya akan semakin baik, bak pepatah “ala bisa karena biasa”. Guru profesional bukan hal yang datang tiba-tiba, namun dimulai dari hal sederhana dan kemampuan memanfaatkan media yang tersedia. Semua orang (mungkin) bisa membaca, namun tidak semua orang mampu menulis.


Artikel Terkait

Efek Positif Jejaring Sosial bagi Siswa

Dengan jejaring sosial siswa akan mampu belajar cara mengembangkan kemampuan teknis dan sosial yang dibutuhkan mereka dalam menghadapi era digital sekarang ini. Mereka akan menemukan cara beradaptasi dan bersosialisasi dengan sahabatnya di jejaring sosial, serta kemampuan memanajemen pertemanan mereka. Hal ini merupakan materi yang sulit untuk ditemukan dalam pelajaran di kelas...

Efek Negatif Jejaring Sosial bagi Siswa

Teknologi merupakan hal mubah (boleh) yang hukumnya akan menjadi halal jika dipergunakan untuk hal-hal positif dan bermanfaat namun bisa pula menjadi haram ketika teknologi tersebut dipergunakan sebagai media dalam melakukan tindakan yang melanggar aturan Islam....

Stay Hungry Stay Foolish

Pidato Steve Jobs yang sangat terkenal dan mampu meng-inspirasi banyak sekali orang. Isi dari pidato Steve Jobs ini mengisahkan tetang perjalanan hidupnya dari mulai nol hingga menjadi orang yang sukses dengan perusahaan Apple. Berbagai produk yang diciptakan oleh perusahaan Apple sebagian besar adalah ide-ide besar Steve Jobs. Yang terlahir dari ketidakmungkinan menjadi sesuatu yang mungkin bahwa terealisasi....

Silahkan Berkomentar