TAKEN FROM μDESK OF DEDE HENDRIONO

Instrumen Nan Indah dari Mesin Kelereng

Apa yang akan Anda lihat pada video dibawah ini adalah nyata. Marble Machine atau Mesin Kelereng yang sangat luar biasa ini benar-benar ada dan mampu memainkan musik seperti yang Anda dengar. Ya, memang musik itu sedikit dibersihkan dan disaring secara digital, tetapi pada dasarnya tidak banyak perubahan serta dimainkan secara real-time oleh mesin tersebut.

Sang musisi dan pencipta mesin kelereng hebat ini bernama Martin Molin dan ia telah berhasil menyusun nada-nada yang dihasilkan oleh mesin kelereng tersebut menjadi musik yang indah, dengan kreatifitas dan keterampilannya menyusun instrumen hingga tercipta sekumpulan nada-nada yang selaras, indah dan menakjubkan. Sang musisi muda berusia 33 tahun terinspirasi membuat Marble Machine setelah melakukan kunjungan ke museum instrumen mekanik di Utrecht, Belanda.

Molin tidak hanya sekedar menciptakan alat yang fantastis ini, ia bahkan mendokumentasikan proses pembuatannya selama setahun (lebih tepatnya 14 bulan) dan itu juga membagikannya kepada siapa saja melalui situs Youtube. Berikut dibawah ini video yang ditampilkan secara cepat ketika proses pembuatannya. Tetapi Anda tidak akan dapat melihat proses pembuatannya secara rinci di sini, tapi itu cukup memberi rasa dan pengetahuan bagaimana keseluruhan mesin tersebut dibangun hingga mampu bekerja secara selaras untuk menghasilkan instrumen nan indah. Tidak tanggung-tanggung, Marble Machine membutuhkan 2.000 kelereng dan 3.000 komponen untuk bisa menghasilkan instrumen indah. Dilansir dari The Hufftington Post, Martin resmi meluncurkan alat musik buatannya, Marble Machine, pada 29 Februari, dengan mengunggah video yang menampilkan komposisi instrumental asli via YouTube.
Jika Anda ingin mengetahui lebih rinci dalam proses pembuatan, Anda harus menonton video rinciannya di bawah ini. Ada banyak tips dan trik yang dapat Anda ambil hanya dengan melihat proses pembuatan komponennya.

1. Memasang Komponen dan Membuat Roda Gigi Kecil

Video dimulai dengan menampilkan program utama yang sudah dibangun. Dia memasangan potongan plastik yang berasal dari Lego, yang memungkinkan dia untuk menempatkan pasak dimana pun ia mau. Ini membuat mesin instrumen yang pada dasarnya mudah untuk diprogram.

2. Membuat Roda Gigi Raksasa dengan Alat Sederhana

Gigi raksasa tampak menakutkan yang dapat memancing asumsi bahwa komponen ini harus dibuat dengan mesin-mesin canggih berukuran besar. Dalam video ini, Molin justru menunjukan proses pembuatan gigi secara fantastis dengan menggunakan gergaji sederhana yang sering kita gunakan sehari-hari. Ia membangun sendiri mesinnya, termasuk membiayai pembelian kayu serta berbagai alat-alat pertukangan, dari bandsaw, meja gergaji sampai bor.

3. Penempatan dan Pengetesan Simbal

Ketebalan simbal dikurangi untuk menghasilkan suara yang lebih baik dan lebih sensitif ketika mendapat pukuran dari kelereng. Proses ini cukup sederhana namun membutuhkan ketelitian dalam penempatan dan memodifikasi simbal.

4. Pengujian Corong

Kita bisa melihat proses asal pemrograman yang dilakukan seperti halnya yang dilakukan Molin saat menguji aspek vibraphone mesin. Dia juga menguji kinerja mesin dalam menangkap kelereng agar tidak terpental jauh dari mesin. Seperti yang Anda lihat, mesin masih harus dilakukan perbaikan.

5. Mekanisme Pengangkatan Kelereng

Kelereng harus dikirim dari tempat pengumpulan kelereng pada bagian bawah, semua kelereng diteruskan menuju ke pusat distribusi pada bagian atas. Untuk mencapai hal ini, Molin telah menciptakan sebuah sistem pada mesin yang digerakkan dengan sabuk dan membawa 4 kelereng secara bersamaan. Cara mesin ini menempatkan kelereng pada 4 saluran cukup menarik juga.

6. Roda Gigi Lainnya

Video ini terfokus pada proses pembuatan roda gigi dan sabuk yang digunakan untuk menggerakan pengangkat kelereng yang sudah ditampilkan pada video sebelumnya.

7. Pembuatan Roda Gila (Flywheel)

Tahapan ini cukup rumit karena roda gila atau flywheel harus dibuat dengan bobot yang tepat, jika terlalu berat maka sulit untuk mengendalikan mesin, jika terlalu ringan tangan menjadi cepat lelah. Flywheel akan membantu ketepatan waktu saat Martin memainkan mesin kelereng tersebut.

8. Pembersihan Audio

Video ini menunjukkan betapa sedikit proses penyaringan yang dilakukan untuk memberikan hasil yang menakjubkan seperti yang tampilkan pada video tersebut. Hanya dengan menempatkan mikrofon di sekitar mesin tidak akan memberikan hasil yang memuaskan Molin. Mungkin menyenangkan dengan berdiri dan mendengarkan instrumen yang dihasilkan mesin, tapi ia ingin suara yang dihasilkan lebih bersih, tidak terlalu pelan, dan tidak terganggu oleh bunyi-bunyi yang dihasilkan dari gerakan komponen pada mesin. Beberapa efek suara midi, dipicu oleh kelereng yang memukul tongkat. Ini semua dikirim ke perangkat lunak dan dibersihkan seperti Anda saksikan secara langsung pada penampilan konser musik lainnya.
“Mesin ini terlalu besar untuk digunakan bepergian,” katanya. “Saat ini, saya tidak bisa mengeluarkannya melalui pintu rumah saya tanpa mendekonstruksi itu. Saya akan membangun sebuah kotak musik bermotor kecil yang akan kami bawa pada saat tur dan itu akan menjadi anggota ke-lima band kami.” (Dikutip dari CNN Indonesia)

Pranala Luar


Artikel Terkait

Membuat Multimedia Pembelajaran

Dewasa ini komputer sejenis desktop atau pun laptop sudah semakin banyak bertebaran dihampir setiap sekolah dan hampir setiap guru dapat mengoperasikan komputer. Media pembelajaran adalah salah satu cara yang dapat digunakan guru untuk menyampaikan materi-materi pelajarannya dikelas dengan memanfaatkan komputer yang ada. Membuat suatu multimedia pembelajaran dibutuhkan ketekukan dan keuletan untuk meramu berbagai fasilitas yang tersedia agar lebih berdaya guna tinggi bagi siswa dan bagi keberlangsungan proses belajar mengajar. Terus mencoba, terus belajar, dan pantang menyerah merupakan modal dasar untuk mampu menciptakan multimedia pembelajaran yang bagus, tepat sasaran sesuai dengan materi yang disampaikan....

Prinsip ATM Dalam Pembelajaran

Proses Belajar Mengajar di kelas harusnya menjadi sarana yang paling tepat untuk mentransfer ilmu bahkan menjadi ibadah dengan pahala yang tak akan terputus. Namun kenyataan dilapangan para guru dan para siswa seperti terjebak pada rutinitas yang membuat proses transfer ilmu tidak bisa maksimal. Siswa merasa jenuh dengan proses belajar mengajar yang dihadapinya yang seakan tidak memberikan sesuatu yang menantang bagi mereka. Pun demikian dengan para guru, seakan mereka hanya sekedar menjalankan kewajibannya sebagai guru tanpa ada semangat sedikitpun untuk bisa melakukan inovasi pendidikan ke arah lebih baik. Prinsip ATM (Amati Tiru Modifikasi) merupakan salah satu teknik pembelajaran yang cukup menantang sekarang ini terutama pada dunia teknologi yang terus berkembang sangat pesat. Selangkah demi selangkah kita menjadi tertinggal sangat jauh bahkan menjadi hal yang tak mungkin untuk mengejar perkembangan teknologi tersebut. Lalu apa prinsip Amati Tiru Modifikasi dalam pembelajaran itu....

Teknologi dan Pendidikan

Berbeda antara teknologi pendidikan yang lebih tertuju pada sarana dan prasarana penunjang proses pendidikan, sedang pendidikan teknologi lebih tertuju pada sumber daya manusianya dalam penguasaan teknologi yang sudah tersedia. Ada ketidakseimbangan antara teknologi pendidikan yang tersedia dengan pendidikan teknologi pelaksana pendidikan dilapangan, hal ini haruslah menjadi pemikiran bersama dalam upaya memaksimal proses transfer ilmu didunia pendidikan Indonesia. Rendahnya pengetahuan teknologi untuk penggunaan teknologi pendidikan menjadikan sarana yang tersedia menjadi sangat tidak bermanfaat bahkan menjadi pajangan semata. ...

Mengatasi Kesulitan Belajar

Kegiatan belajar mengajar dikelas bukanlah hanya sebuah kegiatan transfer ilmu semata, tapi lebih jauh lagi dalam hal penyiapan dan pembentukan generasi yang lebih kompenten pada bidang yang pilihnya. Tentunya kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dikelas tidaklah semudah dalam sinetron yang "tiba-tiba" menjadi pintar tanpa upaya maksimal baik dari guru, siswa, sekolah dan aspek lainnya yang mempengaruhi pendidikan itu sendiri....

Melatih Kemampuan Menulis dengan Internet

Internet merupakan salah satu media yang dapat digunakan oleh guru untuk belajar menulis tentang hasil pengelolaan materinya. Mulailah dari materi-materi pendek dengan menuliskannya sebagai status pada situs jejaring sosial, ini bertujuan untuk memancing komentar teman-teman tentang materi dalam status yang telah dituliskan. Komentar-komentar yang ditulis oleh teman-teman dalam situs jejaring tersebut bisa dimanfaatkan oleh guru untuk memperbaiki kualitas tulisannya atau untuk memperluas pembahasan materi....

Level Riset Indonesia Rendah

Bahkan teknologi canggih yang kebetulan dikembangkan di sesama negara berkembang (South-South-Dialog), semisal dari Brazil, meski dikembangkan oleh pakar yang sempat berkarier 20 tahun di Jerman, sulit diadopsi di Indonesia. Antara lain karena selama proses tender sulit mendapatkan modal kerja dari bank setempat, meski quality - price & delivery-time-nya lebih unggul dibanding produk sejenis dari Jepang atau China....

Silahkan Berkomentar