TAKEN FROM μDESK OF DEDE HENDRIONO

Eclipse ADT Failed to Create JVM

Eclipse merupakan salah satu text editor terlengkap yang mampu mengenali banyak sekali bahasa pemrograman. Fleksibilitas Eclipse juga menarik perhatian pengembang Android untuk menggunakan Eclipse dalam menyusun kode-kode aplikasi Android. Bahkan Google sebagai pemilik Android juga menyediakan plugin resmi Eclipse untuk para pengembang Android. Perangkat lunak Eclipse di bundel menjadi satu dengan Plugin Android yang kemudian dikenal dengan ADT (Android Development Tools). Kemudahan Eclipse membuat banyak sekali pengembang aplikasi Android menggunakan Eclipse sebagai perangkat lunak penyusun kode-kodenya. Namun bagi para pemula, Eclipse merupakan teks editor yang sangat komplek, yang sangat sulit dipahami prinsip kerjanya. Eclipse bekerja diatas framework Java dengan memanfaatkan Java Virtual Machine atau sering dikenal dengan JVM. Hal ini membuat Eclipse mampu berjalan pada semua Sistem Operasi (Cross Platform).

Gambar 1. Failed to create the JVM

Bagi para pemula yang baru saja menggunakan Eclipse biasanya akan mengalami beberapa masalah, salah satunya yang sering muncul adalah kegagalan Eclipse untuk membuat Java Virtual Machine atau dikenal dengan error “Failed to create the Java Virtual Machine”. Salah satu penyebab kegagalan Eclipse membuat Java Virtual Machine adalah kesalahan alokasi ukuran memori yang dibutuhkan Java untuk membuat Virtual Machine. Sedangkan Java Virtual Machine dibutuhkan Eclipse untuk menjalankan perangkat lunaknya. Pada Sistem Operasi apapun, Java akan selalu membuat Virtual Machine sebagai pondasi (framework) dari berbagai perangkat lunak yang berjalan diatasnya.

Mengatasi Masalah Failed to create the Java Virtual Machine

Dibawah ini salah satu langkah mengatasi masalah Failed to create the Java Virtual Machine. Langkah dibawah ini dilakukan untuk menge-set alokasi ukuran memori (Java Heap Memory Size) pada Java Virtual Machine.

1. Buka File Konfigurasi Eclipse

Buka file eclipse.ini pada folder Eclipse dengan menggunakan teks editor (misal; notepad). Misal lokasinya seperti dibawah ini (lokasi Eclipse di komputer saya):

D:\Android\adt-bundle-windows-x86-20140702\eclipse
Gambar 2. Lokasi file eclipse.ini

2. Edit Java Heap Memory Size

Ubah ukuran alokasi memori untuk Java Virtual Machine. Awalnya alokasi ukuran memorinya seperi dibawah ini:

-Xms512m 
-Xmx1024m
Gambar 3. Kode Java Heap Memory Size

Ubah menjadi seperti dibawah ini:

-Xms16m 
-Xmx512m

Kemudian simpan file eclipse.ini

3. Berhasil! Berhasil! Berhasil!

Panggil lagi perangkat lunak Eclipse dan tunggu loading hingga berhasil!!! Jika masih juga gagal, mari kita berdiskusi melalui Twitter atau Facebook.

Gambar 4. Eclipse Berhasil di-Load

Memahami Setting Java Heap Memory Size

Java -Xmx dan -Xms adalah parameter konfigurasi untuk mengontrol alokasi ukuran memori yang digunakan oleh Java didalam sistemnya. Pada dasarnya pengaturan ini digunakan untuk mengontrol susunan ukuran memori Java atau sering dikenal Java Heap Memory Size. Kita harus mampu memperhitungkan alokasi memori yang akan digunakan dengan ketersediaan memori bebas yang ada pada komputer kita. Alokasi memori yang terlalu besar membuat sistem tidak mampu berjalan, alokasi memori yang terlalu kecil membuat Java lambat dalam memproses data masuk dan keluar pada Virtual Machine. (Pusing ya?) Jika kita membayang Java maka seperti membayang kinerja sistem operasi. Karena Java layaknya sistem operasi bagi perangkat lunak yang berjalan diatasnya, salah satu yang berjalan diatas Java adalah Eclipse. (Tambah pusing). Sebuah sistem operasi mampu berjalan jika tersedia memori (misal RAM) yang cukup untuk menjalankan sistemnya, begitu pula dengan Java. Java layaknya sistem operasi yang berjalan diatas sistem operasi, maka dari itu dibutuhkanlah Virtual Machine (Mesin Virtual) bagi Java.

Ada dua pengaturan terkait dengan Java Heap Memory Size (susunan alokasi ukuran memori Java), yaitu:

-Xms Untuk mengatur susunan ukuran memori minimum 
-Xmx untuk mengatur susunan ukuran memori maksimum

Mengelola Java Heap Memory Size untuk server sangat penting karena seluruh kinerja tergantung pada ukuran memori ini, tentunya ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja. Jadi mari kita lihat bagaimana mengatur parameter ini untuk mengontrol alokasi ukuran memori Java.

Jangan Atur Nilai -Xmx Terlalu Kecil

Jika pengaturan -Xmx terlalu kecil untuk server maka aplikasi mungkin tidak mampu bekerja dengan baik dan bahkan aplikasi sama sekali tidak merespon. Jadi jangan mengatur alokasi memori -Xmx ini terlalu kecil karena ini adalah jumlah alokasi maksimum memori untuk Java dan Java tidak mampu memanfaatkan memori diluar nilai yang telah ditetapkan.

Dianjurkan untuk mengatur -Xmx dengan nilai yang tinggi agar ruang memori yang tersedia cukup untuk menjalankan server. Namun di sisi lain, jika menetapkan nilai -Xmx terlalu tinggi maka sumber daya lain (resource atau aplikasi diluar Java) tidak akan mampu berjalan dengan baik atau bahkan gagal beroperasi, hal ini karena alokasi memorinya telah dipesan oleh Java. Jadi sebelum menetapkan nilai -Xmx maka periksalahan terlebih dahulu ketersedian memori bebas pada sistem operasi komputer kita. Misal, sistem operasi pada komputer kita memiliki memori bebas sebesar 512M maka kita dapat mengatur nilai aman -Xmx sebesar 300M atau ditulis -Xmx300m.

Jika sistem operasi yang kita gunakan beroperasi pada 32-bit, alokasi memori bebas yang tersedia sebesar 4096M (atau sekitar 4G), maka kita bisa menetapkan nilai aman -Xmx sebesar 512M, kenapa tidak di-set 1024M? Karena sistem operasi kita berjalan pada 32-bit, jika kita paksa dengan mengatur nilai -Xmx sebesar 1024M maka aplikasi tidak akan berjalan (untuk Eclipse ADT hari ini, entah kedepannya). Jika sistem operasi kita berjalan pada 64-bit maka (mungkin) kita bisa mengatur nilai aman -Xmx sebesar 1024M. Maka saya menyarankan, alokasi memori aman adalah -Xmx512m. Alokasi memori sebesar ini sudah cukup untuk server Java menjalankan aplikasi Eclipse ADT.

Atur -Xms Ke Nilai Kecil

Jika menetapkan nilai -Xms terlalu tinggi maka sumber daya akan kehabisan memori. Jadi lebih baik tetapkan nilai -Xms dengan nilai kecil, misal -Xms16m. Pada Eclipse pada saat server (Virtual Machine) di-restart maka Java akan mengambil nilai -Xms sebagai memori default. Jika kita menetapkan nilai tinggi untuk -Xms maka komputer kita akan kehabisan memori bebas. Hal ini akan menghentikan proses yang terjadi diluar Java Virtual Machine.

Jadi Java Heap Memory Size adalah bagian dari memori di mana blok memori yang dialokasikan untuk objek dan dibebaskan selama pelepasan data atau proses yang tidak diperlukan. Demikian artikel hari ini, semoga bermanfaat…

Referensi

  1. Java Xmx Memory Setting
  2. Command Line Reference
  3. Java Xmx and Various Memory Management Options in Java

Artikel Terkait

Kendalikan Presentasi dengan Android

Office Remote mengubah ponsel Anda menjadi sebuah remote cerdas yang mampu berinteraksi dengan Microsoft Office pada PC Anda. Aplikasi ini memungkinkan Anda mengontrol Word, Excel, dan PowerPoint dari seberang ruangan, sehingga Anda dapat berjalan-jalan dengan bebas selama presentasi....

Membuang Notifikasi Get Windows 10

GWX atau Get Windows X adalah sebuah cara pemasaran yang dilakukan pihak Microsoft untuk memperkenalkan sistem operasi Windows yang terbaru yaitu Windows 10. Namun cara yang digunakannya tidak seperti biasanya. Pihak Microsoft menanamkan perangkat lunak GWX kedalam sistem operasi lama melalui jalur Windows Update. GWX memberikan informasi kepada para pengguna Windows dengan mamaksakan sebuah notifikasi yang menampilkan slide informasi tentang Windows 10. Sebagian pihak menyebut Microsoft tidak transparan dengan menanamkan malware sebagai teknik pemasarannya....

Membuat Multimedia Pembelajaran

Dewasa ini komputer sejenis desktop atau pun laptop sudah semakin banyak bertebaran dihampir setiap sekolah dan hampir setiap guru dapat mengoperasikan komputer. Media pembelajaran adalah salah satu cara yang dapat digunakan guru untuk menyampaikan materi-materi pelajarannya dikelas dengan memanfaatkan komputer yang ada. Membuat suatu multimedia pembelajaran dibutuhkan ketekukan dan keuletan untuk meramu berbagai fasilitas yang tersedia agar lebih berdaya guna tinggi bagi siswa dan bagi keberlangsungan proses belajar mengajar. Terus mencoba, terus belajar, dan pantang menyerah merupakan modal dasar untuk mampu menciptakan multimedia pembelajaran yang bagus, tepat sasaran sesuai dengan materi yang disampaikan....

Stay Hungry Stay Foolish

Pidato Steve Jobs yang sangat terkenal dan mampu meng-inspirasi banyak sekali orang. Isi dari pidato Steve Jobs ini mengisahkan tetang perjalanan hidupnya dari mulai nol hingga menjadi orang yang sukses dengan perusahaan Apple. Berbagai produk yang diciptakan oleh perusahaan Apple sebagian besar adalah ide-ide besar Steve Jobs. Yang terlahir dari ketidakmungkinan menjadi sesuatu yang mungkin bahwa terealisasi....

WLAN Qualcomm Atheros Error di Windows 10

Hai, saya telah menginstall Windows 10 dan ada beberapa masalah dengan perangkat wireless. Saya sudah mengunduh berbagai update driver dan tetap saja bermasalah, adakah yang bisa membantu saya? Nama perangkat wireless-nya Realtek RTL8192DE Wireless LAN 802.11n PCI-E NIC MAC1. Di Device Manager dapat ditampilkan, tetapi adapter wireless tidak bisa bekerja. Driver telah diinstall dengan beberapa vendor tapi tetap saja bermasalah. Windows 10 mendeteksi sebagai Realtek Wireless LAN RTL8192DE 802.11N PCI-E NIC MAC1, tapi adapter Wireless LAN saya adalah Atheros AR8131 PCI-E, apakah ada yang bisa membantu?...

Silahkan Berkomentar